Arsip Blog

Minggu, 09 Februari 2014

ATASAN INGKAR JANJI





Memiliki atasan yang kerap ingkar janji tidaklah mengenakkan.
Menurut sebuah survei terhadap 2.500 pegawai di Indonesia, rasa kecewa terhadap kelakuan atasan itu merupakan alasan utama mereka untuk pindah kerja.
Salah satu janji klasik yang acap kali dilanggar menyangkut promosi atau kenaikan gaji.

Ketika karyawan ditempatkan dalam situasi itu, mereka harus menyingkirkan rasa marah dan memberi kesempatan pada sang atasan untuk berbicara.

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan atasan suka ingkar janji. 
1. Faktor Eksternal: Karyawan harus mencari tahu kenapa sang atasan mengingkari janji.
kemungkinan anda tidak ada hubungan ( X )/ family dengan atasan anda.
Contohnya: jika anda tidak ada hubungan special dengan atasan, mungkin kenaikan gaji yang sudah dijanjikan pada bulan-bulan sebelumnya. tidak akan terlaksana.

2. Faktor Daya ingat/ Lupa: Salah satu alasan kenapa banyak atasan mengingkari janjinya adalah faktor lupa. Kadang, mereka tak menyadari pentingnya pemenuhan janji itu bagi karyawan.
Atau mungkin atasan anda pura-pura lupa.

3. Pentingnya dokumentasi: “Selalu upayakan pendokumentasian”, karena janji yang dibuat secara verbal tak memiliki kekuata. Sarankan saya untuk menyinggung perihal janji itu lewat email.


4. Cari pekerjaan lain: Namun, “Anda harus keluar dengan baik-baik,”


Sungguh Al-Qur`an telah memperhatikan permasalahan janji ini dan memberi dorongan serta memerintahkan untuk menepatinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَأَوْفُوا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ وَلاَ تَنْقُضُوا اْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا …
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….” (An-Nahl: 91)

Semoga bermanfa'at untuk anda,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar